
Ogan Ilir//medialawelangsumatera.com
Sungguh aneh setelah viral Pemberitaan di beberapa media online di Duga Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN ) 1 Tanjung Raja telah melakukan Pungutan Liar (Pungli) uang Perpisahan Kelas XII sebesar Rp 170 Ribu,Kini wali siswa di suruh menandatangani surat pernyataan kalau mereka setuju jika terlaksananya kegiatan tersebut,
“Ya,Kami selalu wali siswa di suruh menandai tangani surat pernyataan kalau kegiatan perpisahan tersebut atas kehendak kami,anehnya kenapa tidak dari awal sebelum viral ,”Demikian dikatakan salah satu siswa SMAN 1 Tanjung Raja Kelas XII menirukan orang tuanya yang namanya minta dirahasiakan saat di wawancarai media ini Selasa (12/05/2026)
Dikatakannya juga,Kalau pembayaran uang Perpisahan itu di koordinir panitia dan guru ,sudah jadi keharusan bukan sumbangan sukarela karena nominalnya jelas Rp 170 ribu,
“Memang bukan sumbangan pak uang Perpisahan sudah di tentukan Rp 170 ribu,itupun di koordinir panitia dan guru,orang tua saya bukan pejabat atau pengusaha bagi kami orang tak punya ini cukup besar uang seperti itu”Keluhnya
Ia menambahkan menurut informasi anggaran perpisahan dari 301 siswa masih bersisa sekitar Rp 711 ribu,Kepsek itu hebat masih keluarga Pak Mawardi jadi susah kalau mau dicopat,
“Kami dapat informasi kalau anggaran perpisahan itu masih ada sisanya pak sekitar Rp 711 ribu ,susah pak kepsek kalau mau di copot karena masih keluarga pak Mawardi “tuturnya
Sementara itu Kepala SMAN 1 Tanjung Raja Dra.Sutinawqti,M.Si saat di konfirmasi melalu Pesan Whaats Aap namun sampai berita ini di terbitkan tidak di respon.(aprizal)


































