
Jakarta//medialawelangsumatera.com
Perwira menengah Polri dengan tiga melati di pundak itu menyampaikan bahwa ijazah tersebut disita dari tangan pelapor yang tidak lain adalah Jokowi sendiri. Ijazah itu diperlihatkan kepada Roy Suryo dan semua pihak yang hadir dalam gelar perkara khusus sebagai bagian dari proses pembuktian.Jakarta, Kamis 18,12,2025
Momen yang ditunggu-tunggu publik akhirnya terwujud. Polisi menunjukkan ijazah asli Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang dikeluarkan Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada (UGM). Namun ijazah hanya diperlihatkan kepada Roy Suryo dkk dan pengacaranya. Apa reaksi Roy Suryo?
Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya memperlihatkan ijazah asli Jokowi saat melakukan gelar perkara khusus terkait kasus tuduhan ijazah palsu.Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengungkapkan gelar perkara khusus tersebut masih terkait dengan kasus yang menyeret Roy Suryo dkk jadi tersangka. Dia memastikan, ijazah itu diterbitkan secara langsung oleh Fakultas Kehutanan UGM. Sehingga terjamin keasliannya.Sekali lagi kami sampaikan kepada rekan-rekan bahwa pada kesempatan gelar perkara tersebut, atas seizin dan kesepakatan para pihak dalam forum, penyidik telah menunjukkan ijazah atas nama Joko Widodo,” ujar Iman Imanuddin, kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (18/12/2025).Perwira menengah Polri dengan tiga melati di pundak itu menyampaikan bahwa ijazah tersebut disita dari tangan pelapor yang tidak lain adalah Jokowi sendiri. Ijazah itu diperlihatkan kepada Roy Suryo dan semua pihak yang hadir dalam gelar perkara khusus sebagai bagian dari proses pembuktian.
“Ijazah diterbitkan oleh Fakultas Kehutanan UGM sebagaimana telah dilakukan penyitaan oleh penyidik dari Pelapor Bapak Insinyur Haji Joko Widodo,” tambahnya.
Gelar perkara khusus tersebut dilakukan atas permintaan Roy Suryo cs, yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Gelar perkara khusus ini digelar di Polda Metro Jaya, Senin (15/12/2025), yang juga dihadiri oleh tim pengacara Jokowi.Sekali lagi kami sampaikan kepada rekan-rekan bahwa pada kesempatan gelar perkara tersebut penyidik telah menunjukkan ijazah atas nama Joko Widodo yang diterbitkan oleh Fakultas Kehutanan UGM,” paparnya.
Usai gelar perkara khusus tersebut, Imam menjelaskan bahwa penyidik Polda Metro Jaya akan melakukan tindak lanjut. Penyidik akan melengkapi berkas perkara demi memberikan kepastian hukum atas kasus yang kini tengah mereka tangani. Baik kepastian hukum bagi pelapor maupun terlapor.
Roy Suryo Masih Yakin 99,9 Persen Palsu
Lantas apa reaksi Roy Suryo dkk usai diperlihatkan ijazah asli Jokowi?
Penggiat media sosial ini justru makin yakin bahwa Ijazah Jokowi palsu usai melihat fisik ijazah yang ditunjukkan penyidik.Insya allah, hasil dari kami tentang 99,9 persen palsu itu tidak berubah, tidak bergeser satu milipun,” ujar Roy Suryo kepada awak media usai menghadiri gelar perkara khusus terkait dugaan ijazah palsu Jokowi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (15/12/2025).
Roy menyoroti kejanggalan pada fisik pas foto yang tertempel di dokumen tersebut, karena kondisinya dinilai terlalu sempurna untuk barang berusia puluhan tahun.
“Saya dengan lantang dan tegas mengatakan, saya sangat ragu bahwa itu usianya sudah lebih dari 40 tahun. Terlalu tajam, terlalu baru barang itu, sebagai sebuah foto yang dicetak dengan kertas foto di tahun 80-an,” kata Roy.
Mengaku menggeluti dunia fotografi analog sejak lama, Roy membandingkan kondisi foto tersebut dengan ijazah milik Rismon Sianipar yang usianya jauh lebih muda, namun sudah mulai memudar.
“Bahkan ijazah Dr. Rismon sendiri, yang usianya baru sekitar 20 tahunan kira-kira, 23 tahun, itupun sudah mulai memburam. Ya, ini masih sangat tegas dan jelas,” sambungnya.Meski diperbolehkan melihat barang yang diklaim sebagai ijazah asli tersebut, Roy mengaku kecewa karena aksesnya sangat dibatasi oleh petugas kepolisian.
“Kami tidak boleh memegang, bahkan mengintip untuk melihat ketebalan kertasnya saja tidak boleh,” keluh Roy.
Kejanggalan lain yang ditemukan Roy adalah kondisi tinta pada logo Universitas Gadjah Mada (UGM) yang warnanya meleset dan tidak merembes layaknya tinta lawas.
“Ini tidak ada bleber-nya sama sekali. Jadi kayak di-print dengan kualitas tinta baru yang kemudian tuh clear banget,” ungkapnya.
Selain kualitas tinta, urutan pencetakan antara tulisan dan logo pada dokumen yang diperlihatkan polisi itu juga dinilai berbeda dengan ijazah pembanding lainnya.
“Yang jelas, pada ijazah yang ditunjukkan tadi, tetap berbeda dengan contoh atau perbandingan ijazah yang lainnya,” pungkas Roy.
Polda Metro Telah Tetapkan 8 Tersangka Dalam Kasus Ijazah Jokowi
Polda Metro Jaya diketahui telah menetapkan delapan orang tersangka dalam kasus yang dilaporkan oleh Jokowi ini. Delapan tersangka itu terbagi dalam dua klaster.
Klaster pertama terdiri atas lima tersangka, yakni Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi, dan Muhammad Rizal Fadillah.Kemudian klaster kedua terdiri atas tiga tersangka, yakni Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma alias dr Tifa.
Polda Metro Jaya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 130 orang saksi serta penyitaan terhadap 17 jenis barang bukti. Selain itu, Polda Metro Jaya juga telah melakukan penyitaan terhadap 709 dokumen alat bukti.
“Dan kami juga telah melakukan pengambilan keterangan ahli terhadap 22 orang ahli dengan berbagai bidang keilmuan,” pungkasnya.
Tim Redaksi



































